BUDIDAYA KOPI ROBUSTA BINAAN UD. KOPI TANPAK SIDIKALANG

Pembibitan adalah kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan bahan tanaman baru (bibit) guna perbanyakan tanaman. Bibit tanaman kopi berasal dari : biji atau zaling dengan pembiakan secara generatif

a. Syarat Pembibitan Tanaman Kopi :

  1. Berasal dari batang kopi umur 30 tahun
  2. Buah berwarna merah
  3. Bernas atau berisi
  4. Pohon induk berproduksi tinggi
  5. Tahan terhadap Hama dan Penyakit

lampiran

b. Pembibitan dilakukan dengan 3 metode :

 

 

 

 

  1. Persemaian

Persemaian adalah tempat atau areal untuk kegiatan memproses benih menjadi bibit yang siap di tanam di lapangan.

Keuntungan persemaian :

  1. Memberikan pertumbuhan secara maksimal
  2. Pemelihaan yang optimal
  3. Tumbuhan akan lebih mudah beradaptasi
  4. Untuk mengganti tumbuhan yang mati

Kelemahan Persemaian :

  1. Keterampilan petugas sulit ditingkatkan, karena sering berganti petugas.
  2. Seringkali gagal karena kurangnya tenaga kerja yang terlatih.

2. Dengan Methode Polybag
Keuntungan memakai Polybag :

  1. Biaya lebih murah untuk pembelian Polybag bertanam dibandingkan Pot
  2. Mudah dalam perawatan
  3. Tanaman terhindar dari banjir, tertular hama / penyakit.
  4. Polybag mampu di tambahkan bahan organic / pupuk kandang sesuai takaran
  5. Menghemat ruang dan tempat penanaman
  6. Komposisi media tanam dapat diatur
  7. Nutrisi yang diberikan dapat langsung diserap akar tanaman
  8. Dapat dibudidayakan tidak mengenal musim
  9. Sebagai Tanaman Obat dan Tanaman Hias di Pekarangan/Teras.

Kerugian Memakai Polybag :

  1. Polybag mempunyai daya tahan terbatas ( maksimal 2-3 tahun) atau 2 – 3 kali pemakaian untuk media tanam
  2. Kurang cocok untuk usaha skala besar
  3. Produktivitas tidak maskimal dibandingkan pada lahan
  4. Media tanam akan terkuras / berkurang unsure organic dan media lainnya.

polibag

e. Cara Memilih Biji

  1. Buah dimasukkan kedalam air, kemudian di sortasi

Nb : Buah yang terapung dibuang karena tidak bernas dan buah yang tenggelam adalah buah yang bernas

  1. Buah yang bernas dikupas
  2. Kemudian biji yang bernas direndam kedalam ZPT ( Zat Pengatur Tumbuh ) selama 15 menit
  3. Selanjutnya, dilakukan sortasi kembali untuk memilih biji yang tidak abnormal
  4. Biji tersebut diletakkkan diatas terpal atau goni sampai kadar air tidak terlalu tinggi

memilih-biji

3. Dengan Metode Stek

Stek merupakan pemotongan terhadap beberapa bagian pada tanaman seperti batang, akar, daun dan juga tunas dengan tujuan agar nantinya bagian-bagian tersebut dapat membentuk akar baru.

Cara Stek

  1. Ambil tunas muda
  2. Potong 30 cm pada bawah tunas muda
  3. Kemudian masukkan ke dalam larutan ZPT selama 15 menit
  4. Tanam ke dalam polybag
  5. Kemudian lakukan penyiraman
  6. Masukkan ke dalam sungkup

semai

Nb:  naungan harus terdapat pohon pelindung agar stek tidak terlalu kering dan melindungi dari sinar matahari secara langsung.

Kopi yang akan di tanam di lapangan adalah kopi yang telah berumur 3 bulan dengan jarak tanam 2,5m x 3m

  1. Cara Penanaman
  1. Pembersihan atau sanitasi lahan
  2. Pemancangan lahan 2,5m x 3m
  3. Pembuatan lubang tanam 30cm x 30cm
  4. Proses penanamanSebelum melakukan penanaman lubang tanam diberi pupuk kompos sebanyak setengah dari lubang tanam kemudian bibit dimasukkan.
  5. Proses pemasukan bibit :
    1. Tanah yang ada di dalam lubang digumpalkan dengan menggunakan tangan agar perakaran yang ada di dalam polybag tidak rusak
    2. Bibit yang ada di dalam polybag diambil.
    3. Kemudian dipotong akar tunggangnya

Nb : Tujuannya agar perakaran dapat menyebar

    1. Kemudian bibit di siram pagi dan sore hari
    2. Setelah itu dilakukan pemeliharaan dengan melakukan pemupukan selama empat bulan sekali

penanaman

  1. Pemangkasan

Tujuan :

  1. Menghasilkan cabang tananaman baru yang lebih banyak
  2. Mempermudah tanaman dalam mendapatkan sinar matahari pada proses fotosintesis sebagaai unsur pembentuk bunga
  3. Untuk menghilangkan cabang-cabang tua atau berpenyakit
  4. Memperbaiki sirkulasi udara di dalam kebun
  5. Meminimalisir penyebaran unsur ke tunas-tunas yang tidak produktif

a. Cara Pemangksan :

  1. Membuang tunas air/ tunas tua
  2. Membuang cabang tua / yang tidak produktif

pelihara1

2. Membuat Piringan
Tujuan :

  1. Meminimalkan hama / penyakit di sekitar lahan
  2. Agar unsur hara tidak diserap gulma
  3. Mempermudah pemupukan

Cara Membuat Piringan 

  1. Cangkul rumput / gulma dengan syarat 1 jengkal dari ujung daun (ketika membuat piringan diusahakan tidak melukai akar)

pelihara2

3. Pemupukan 

a. Bahan Pembuat Pupuk Kompos :

  1. Kotoran lembu : 1 ton
  2. Sekam/gabah : 10 karung
  3. Pupuk Posfat : 25 kg
  4. EM 4 : 1 Botol
  5. Abu Kopi : 50 Kg
  6. Humus : 5 Karung

Kemudian campuran tersebut difermentasi selama 1 hari 1 malam dan ditutup dengan terpal.

b. Cara Pemupukan :

  1. Tabur pupuk di sekitar piringan tanaman kopi sebanyak 25 Kg untuk 10 batang kopi atau 2,5 Kg/1 btang kopi

pemupukan

         Gambar Pemupukan

 

 

Panen merupakan pekerjaan akhir dari budidaya tanaman (bercocok tanam), tapi merupakan awal dari pekerjaan pascapanen, yaitu melakukaan persiapan untuk penyimpanan dan pemasaran.

Tanaman kopi sudah mulai berbuah pada umur 2,5-3 tahun untuk robusta. Robusta memerlukan waktu 8-11 bulan dari mulai kuncup hingga matang. 

Cara Pemanenan Kopi :

  1. Panen keseluruhan dengan memilih buah kopi yang telah berwana merah.
  2. Waktu pemanenan 1x seminggu
  3. Tidak boleh dirontokkan keseluruhan karena buah yang masih hijau akan terikut.

panen-1 panen2